Rp2.363 Triliun untuk Perang, Inilah Anggaran Militer Rusia yang Mengejutkan

Senin, 09 Juni 2025 - 15:14 WIB
2. Pemangkasan Dana Sosial Sipil

Dana pendidikan dan kesehatan dipangkas seperti terlihat di anggaran 2025, di mana belanja sipil jauh lebih kecil dibanding militer.

3. Suku Bunga Tinggi dan Inflasi

Untuk mengendalikan inflasi tinggi, Bank Sentral menaikkan suku bunga hingga 18%.

4. Ketergantungan Ekspor Energi

Meski harga minyak belum menopang penuh, cadangan minyak negara mencukupi untuk mempertahankan belanja militer yang tinggi tersebut.



Anggaran Militer Rusia Dibandingkan dengan Negara Adi Kuasa Lainnya



Menurut laporan SIPRI 2024, Rusia berada di urutan ketiga dunia dalam pengeluaran militer dengan USD149 miliar atau 7,1% GDP, hanya kalah dari AS (USD997 miliar atau sekitar 3,4% dari GDP) dan China (USD314 miliar atau sekitar 1,7% dari GDP).

Proyeksi terbaru 2025 menunjukkan posisinya kuat dengan USD145–172 miliar, proporsi GDP antara 6,3–7,7% .
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!