Jerman Hendak Perluas Bunker Besar-besaran, Persiapan Perang Melawan Rusia

Senin, 09 Juni 2025 - 07:48 WIB
Tiesler bersikeras bahwa perlindungan sipil tidak boleh diabaikan, menyerukan anggaran €30 miliar selama dekade berikutnya—termasuk setidaknya €10 miliar pada tahun 2029, tahun yang berulang kali disebut pejabat Jerman sebagai batas waktu bagi Berlin untuk "siap berperang".

Moskow telah berulang kali menepis klaim bahwa mereka bermaksud menyerang negara-negara NATO atau Uni Eropa sebagai "omong kosong belaka", menuduh Barat menggunakan rasa takut untuk membenarkan melonjaknya anggaran pertahanan.

Pejabat Rusia juga mengutuk upaya militerisasi Eropa Barat, dengan menyatakan kekhawatiran bahwa, alih-alih mendukung inisiatif perdamaian yang dipimpin Amerika Serikat (AS) untuk konflik Ukraina, Uni Eropa dan Inggris malah bersiap untuk berperang dengan Rusia.

Menurut laporan Russia Today, Senin (9/6/2025), survei terbaru menunjukkan Jerman kini menggantikan AS sebagai negara yang dianggap paling tidak bersahabat oleh Rusia.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov baru-baru ini menyatakan bahwa peningkatan militer dan pengiriman senjata Jerman ke Kyiv menunjukkan "keterlibatan langsung" Berlin dalam konflik tersebut. Dia memperingatkan bahwa negara itu "meluncur menuruni lereng licin yang sama yang telah dilaluinya beberapa kali pada abad lalu - menuju kehancurannya sendiri."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!