Dari Masjid Al-Aqsa hingga Puing Gaza: Warga Palestina Rayakan Iduladha di Tengah Genosida
Jum'at, 06 Juni 2025 - 21:30 WIB
Di kamp pengungsi Jenin, tentara Israel melarang puluhan keluarga mengunjungi pemakaman kamp untuk memberi penghormatan kepada orang yang mereka cintai yang telah meninggal, menurut saksi mata yang berbicara kepada Anadolu.
Di Betlehem, di Tepi Barat selatan, ribuan orang melaksanakan salat Iduladha di Lapangan Omar Ibn Al-Khattab dekat Gereja Kelahiran, simbol koeksistensi antaragama di kota itu.
Sementara itu, di kota Hebron, para jemaah berkumpul di Masjid Ibrahimi yang bersejarah di bawah pembatasan keamanan ketat Israel.
Direktur wakaf keagamaan Hebron, Munjid al-Jabari, mengatakan otoritas Israel sekali lagi menolak membuka masjid sepenuhnya bagi jemaah Muslim, termasuk gerbang timurnya.
"Ini adalah ketujuh kalinya tahun ini mereka menolak akses penuh kepada kami, termasuk hari Jumat di bulan Ramadan dan kedua perayaan Idul Fitri," ujar dia. "Kami menolak menerima kendali sebagian atas tempat suci itu."
Jumat dini hari, pasukan Israel melakukan serangkaian serangan baru di seluruh Tepi Barat.
Di Qalqilya, pasukan menyerbu permukiman, menembakkan peluru tajam dan gas air mata, dan melukai seorang pemuda Palestina di kaki. Dua orang lainnya ditangkap selama serangan itu, menurut para saksi.
Sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, 973 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 lainnya terluka dalam serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Warga Palestina di Jalur Gaza melaksanakan salat Iduladha pada hari Jumat di atas reruntuhan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel.
Di kota selatan Khan Younis, ratusan jemaah berkumpul di reruntuhan Masjid Imam Muhammad al-Albani.
Di Betlehem, di Tepi Barat selatan, ribuan orang melaksanakan salat Iduladha di Lapangan Omar Ibn Al-Khattab dekat Gereja Kelahiran, simbol koeksistensi antaragama di kota itu.
Sementara itu, di kota Hebron, para jemaah berkumpul di Masjid Ibrahimi yang bersejarah di bawah pembatasan keamanan ketat Israel.
Direktur wakaf keagamaan Hebron, Munjid al-Jabari, mengatakan otoritas Israel sekali lagi menolak membuka masjid sepenuhnya bagi jemaah Muslim, termasuk gerbang timurnya.
"Ini adalah ketujuh kalinya tahun ini mereka menolak akses penuh kepada kami, termasuk hari Jumat di bulan Ramadan dan kedua perayaan Idul Fitri," ujar dia. "Kami menolak menerima kendali sebagian atas tempat suci itu."
Jumat dini hari, pasukan Israel melakukan serangkaian serangan baru di seluruh Tepi Barat.
Di Qalqilya, pasukan menyerbu permukiman, menembakkan peluru tajam dan gas air mata, dan melukai seorang pemuda Palestina di kaki. Dua orang lainnya ditangkap selama serangan itu, menurut para saksi.
Sejak dimulainya serangan Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, 973 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 7.000 lainnya terluka dalam serangan oleh tentara Israel dan pemukim ilegal di seluruh wilayah Tepi Barat yang diduduki, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Jalur Gaza
Warga Palestina di Jalur Gaza melaksanakan salat Iduladha pada hari Jumat di atas reruntuhan masjid yang hancur akibat serangan udara Israel.
Di kota selatan Khan Younis, ratusan jemaah berkumpul di reruntuhan Masjid Imam Muhammad al-Albani.
Lihat Juga :