Dinas Keamanan Gaza Peringatkan Tentara Bayaran Berada di Sebelah Timur Rafah

Jum'at, 06 Juni 2025 - 00:01 WIB
Sementara itu, PBB mengatakan pada hari Rabu (5/6/2025) bahwa semua rumah sakit di Gaza Utara sekarang tidak beroperasi karena operasi militer Israel, karena pengiriman bantuan masih terhambat oleh penolakan akses berulang kali oleh Israel, Anadolu melaporkan.

“Rekan-rekan kami di lapangan memberi tahu kami bahwa angka-angka terbaru menunjukkan dalam tiga minggu terakhir, lebih dari 100.000 orang terpaksa mengungsi di provinsi-provinsi Gaza Utara dan Gaza saja,” ungkap juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam konferensi pers.

Ia mengatakan mitra kesehatan memperingatkan fasilitas-fasilitas “sangat terdampak oleh permusuhan yang sedang berlangsung,” dengan lebih banyak lagi yang menangguhkan operasi setiap hari.

“Pada hari Senin, staf dan pasien yang tersisa di Rumah Sakit Indonesia, di Gaza Utara, dievakuasi. Akibatnya, tidak ada satu pun rumah sakit yang masih berfungsi di Gaza Utara,” tambah Dujarric.

Dia mengatakan, PBB terus berupaya mengirimkan bantuan melalui penyeberangan Kareem Shalom.

"Hari ini, kami menyerahkan lebih dari 130 truk bermuatan yang telah mendapat izin untuk izin kedua dan terakhir dari Israel, tetapi hanya 50 di antaranya, yang membawa tepung, yang disetujui,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!