Zelensky Tolak Ajakan Damai Rusia, Menganggapnya Ultimatum terhadap Ukraina

Kamis, 05 Juni 2025 - 07:22 WIB
Pimpinan negosiator Rusia dalam perundingan Istanbul, Vladimir Medinsky, membela memorandum perdamaian tersebut, yang menggambarkannya sebagai kesempatan untuk mengakhiri konflik.

“Ini bukan ultimatum. Ini adalah proposal yang benar-benar akan memungkinkan tercapainya perdamaian sejati—atau setidaknya gencatan senjata—dan membuat langkah besar menuju tercapainya perdamaian jangka panjang,” katanya, yang dilansir Russia Today, Kamis (5/6/2025).

Di sisi lain, Zelensky juga mengkritik proses diplomatik itu sendiri, dengan mengatakan, “Melanjutkan pertemuan diplomatik di Istanbul pada tingkat yang tidak memutuskan apa pun—itu tidak ada artinya.”

Namun, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyatakan bahwa Zelensky mengabaikan hasil perundingan tersebut karena fokus pembicaraan bukan pada bantuan keuangan atau pasokan senjata, tetapi pada sumber daya manusia.

Zakharova merujuk pada kesepakatan Moskow dan Kyiv untuk melakukan pertukaran tahanan terbesar hingga saat ini, yang diperkirakan akan berlangsung akhir pekan ini dan melibatkan 1.200 orang di masing-masing pihak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!