Putin: Rezim Ukraina Berubah Menjadi Organisasi Teroris

Kamis, 05 Juni 2025 - 06:53 WIB
“Tetapi bagaimana pertemuan seperti itu dapat diadakan dalam kondisi seperti ini?” tanya Putin. “Apa yang perlu dibicarakan? Siapa yang melakukan negosiasi dengan mereka yang mengandalkan teror—dengan teroris?”

Pemimpin Rusia itu menekankan, "Kekuasaan, bagi rezim [Kyiv], tampaknya lebih penting daripada perdamaian, lebih penting daripada nyawa manusia."

Dua insiden sabotase kereta terjadi pada Sabtu malam dan Minggu pagi. Pada insiden pertama, sebuah jembatan ambruk di depan kereta penumpang yang sedang melaju di Wilayah Bryansk. Insiden kedua terjadi di Wilayah Kursk, ketika sebuah jembatan kereta api ambruk di bawah kereta barang yang sedang melaju. Secara total, tujuh orang tewas dan lebih dari 120 orang terluka.

Kedua serangan itu terjadi sesaat sebelum putaran kedua perundingan Rusia-Ukraina di Istanbul dan di tengah meningkatnya serangan pesawat nirawak Kyiv ke Rusia, yang menurut Moskow ditujukan untuk menggagalkan proses perdamaian.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!