10 Tragedi Tumpahan Minyak Terbesar di Dunia
Senin, 14 September 2020 - 05:30 WIB
Selama Perang Iran-Irak, perairan di Teluk Persia menjadi subjek konflik. Ada dua kejadian tumpahan minyak di daerah ini selama tahun 1983 di mana kerusakan diperparah oleh konflik yang ada. Sebuah kapal tanker menabrak salah satu anjungan minyak dan menumpahkan antara 50-60 juta gallon minyak mentah.
Serangan helikopter menghancurkan platform lain, yang menyebabkan tambahan tumpahan minyak sebesar 30 juta gallon. Sebanyak 20 orang tewas saat mencoba membersihkan tumpahan minyak. Butuh waktu dua tahun untuk menutup sumur minyak akibat tumpahan kedua.
8. Tumpahan Minyak Castillo de Bellver
Lokasi tumpahan minyak : Saldanha Bay, Cape Town, Afrika Selatan
Tahun kejadian : 1983
Jumlah tumpahan minyak : 50-80 juta galon
Kapal tanker Castillo de Bellver sedang berlayar menuju ke Spanyol dari Teluk Persia. Kapal terbakar saat mengitari tanjung di Afrika Selatan. Sebuah tim penyelamat berhasil mengevakuasi kru saat api menyala.
Sayang akibat kebakaran, badan kapal terbelah menjadi dua dan tenggelam. Insiden itu menumpahkan antara 50 dan 80 juta galon minyak mentah ke laut lepas.
Pihak penyelamat pantai bertindak cepat mengatasi dampak negative tumbahan minyak sehingga hanya ada sedikit kerusakan biota laut. Sedikitnya ada 1.500 burung laut (gannet) yang biasa berkumpul di teluk terkontaminasi oleh tumpahan minyak.
9. Amoco Cadiz
Lokasi tumpahan minyak : Brittany (pantai Prancis)
Tahun kejadian : 1978
Jumlah tumpahan minyak : 65 juta galon
Amoco Cadiz adalah kapal tanker yang mengangkut lebih dari 1,6 juta barel minyak mentah dari Timur Tengah ke Eropa. Begitu kapal berlayar di dekat pesisir Prancis, gelombang laut yang ganas menyebabkan gelombang merusak kemudi kapal yang membuat pilot tidak bisa mengendalikannya.
Kapal terhanyut menuju daratan karena angin kencang dan akhirnya kandas yang menyebabkan badan kapal terbelah menjadi dua. Seluruh minyak dalam kapal tumpah ke laut. Ada kerusakan signifikan pada kehidupan dan tanah di sepanjang pantai akibat insiden itu. Pihak Amoco harus membayar pemerintah Prancis USD200 juta pada 1992 untuk biaya kerusakan dan perbaikan.
10. Exxon Valdez
Lokasi tumpahan minyak : Pantai Alaska
Tahun kejadian : 1989
Jumlah tumpahan minyak : 11 juta galon
Pada 1989, sebuah kapal tanker bernama Exxon Valdes kandas di lepas pantai Alaska. Kapten bernama Joseph Hazelwood dilaporkan mabuk sehingga tidak dapat mengontrol kemudi yang kemudian menabrak karang.
Hal itu menjadikan salah satu tumpahan minyak terburuk dalam sejarah Amerika. Menurut laporan, kapal membawa sekitar 55 juta galon minyak atau setara dengan 210.000 meter kubik dimana 11 juta galon tumpah ke teluk.
Tumpahan minyak tersebut sangat berdampak kehidupan habitat salmon, berang-berang laut, anjing laut dan burung laut. Sebanyak 250.000 burung laut, 2.800 berang-berang dan beberapa habitat lain mati akibat peristiwa itu.
Sumber: www.largest.org
Serangan helikopter menghancurkan platform lain, yang menyebabkan tambahan tumpahan minyak sebesar 30 juta gallon. Sebanyak 20 orang tewas saat mencoba membersihkan tumpahan minyak. Butuh waktu dua tahun untuk menutup sumur minyak akibat tumpahan kedua.
8. Tumpahan Minyak Castillo de Bellver
Lokasi tumpahan minyak : Saldanha Bay, Cape Town, Afrika Selatan
Tahun kejadian : 1983
Jumlah tumpahan minyak : 50-80 juta galon
Kapal tanker Castillo de Bellver sedang berlayar menuju ke Spanyol dari Teluk Persia. Kapal terbakar saat mengitari tanjung di Afrika Selatan. Sebuah tim penyelamat berhasil mengevakuasi kru saat api menyala.
Sayang akibat kebakaran, badan kapal terbelah menjadi dua dan tenggelam. Insiden itu menumpahkan antara 50 dan 80 juta galon minyak mentah ke laut lepas.
Pihak penyelamat pantai bertindak cepat mengatasi dampak negative tumbahan minyak sehingga hanya ada sedikit kerusakan biota laut. Sedikitnya ada 1.500 burung laut (gannet) yang biasa berkumpul di teluk terkontaminasi oleh tumpahan minyak.
9. Amoco Cadiz
Lokasi tumpahan minyak : Brittany (pantai Prancis)
Tahun kejadian : 1978
Jumlah tumpahan minyak : 65 juta galon
Amoco Cadiz adalah kapal tanker yang mengangkut lebih dari 1,6 juta barel minyak mentah dari Timur Tengah ke Eropa. Begitu kapal berlayar di dekat pesisir Prancis, gelombang laut yang ganas menyebabkan gelombang merusak kemudi kapal yang membuat pilot tidak bisa mengendalikannya.
Kapal terhanyut menuju daratan karena angin kencang dan akhirnya kandas yang menyebabkan badan kapal terbelah menjadi dua. Seluruh minyak dalam kapal tumpah ke laut. Ada kerusakan signifikan pada kehidupan dan tanah di sepanjang pantai akibat insiden itu. Pihak Amoco harus membayar pemerintah Prancis USD200 juta pada 1992 untuk biaya kerusakan dan perbaikan.
10. Exxon Valdez
Lokasi tumpahan minyak : Pantai Alaska
Tahun kejadian : 1989
Jumlah tumpahan minyak : 11 juta galon
Pada 1989, sebuah kapal tanker bernama Exxon Valdes kandas di lepas pantai Alaska. Kapten bernama Joseph Hazelwood dilaporkan mabuk sehingga tidak dapat mengontrol kemudi yang kemudian menabrak karang.
Hal itu menjadikan salah satu tumpahan minyak terburuk dalam sejarah Amerika. Menurut laporan, kapal membawa sekitar 55 juta galon minyak atau setara dengan 210.000 meter kubik dimana 11 juta galon tumpah ke teluk.
Tumpahan minyak tersebut sangat berdampak kehidupan habitat salmon, berang-berang laut, anjing laut dan burung laut. Sebanyak 250.000 burung laut, 2.800 berang-berang dan beberapa habitat lain mati akibat peristiwa itu.
Sumber: www.largest.org
(poe)
Lihat Juga :