Kapal Kargo Kemanusiaan Meksiko Tiba di Kuba saat Blokade AS Picu Krisis Energi

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:10 WIB
loading...
Kapal Kargo Kemanusiaan...
Kapal kargo bersandar di pelabuhan Mariel, Kuba. Foto/orbitshub.com
A A A
HAVANA - Kapal-kapal Meksiko yang membawa bantuan kemanusiaan telah berlabuh di Havana, menantang blokade Amerika Serikat yang telah memicu krisis energi parah di Kuba. Pemadaman listrik bergilir dan penjatahan bahan bakar yang diberlakukan telah sangat mengganggu layanan penting, termasuk rumah sakit.

Pengiriman Meksiko tiba pada hari Kamis, dua minggu setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif pada negara mana pun yang menjual atau memasok minyak ke Kuba.

Tekanan AS telah menghentikan pengiriman minyak Meksiko, sementara Rusia telah menawarkan minyak mentah dan olahan sebagai "jalur kehidupan kemanusiaan" ke pulau yang bergantung pada impor tersebut, yang persediaan bahan bakar Venezuela dan Meksiko yang ada diperkirakan akan habis dalam beberapa minggu.

Di Havana, penduduk beralih ke kompor arang buatan sendiri, sepeda motor listrik, dan, jika terjangkau, panel surya untuk mengatasi pemadaman listrik hingga 12 jam sehari dan kekurangan bahan bakar yang semakin parah, kata media lokal.

Krisis bahan bakar di Kuba semakin parah setelah pasukan AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada awal Januari, memutus ekspor minyak Caracas, pasokan utama ke pulau yang bergantung pada impor tersebut.

Enam dari 16 pembangkit listrik termoelektrik Kuba, termasuk dua dari tiga yang terbesar, sedang tidak beroperasi karena pemeliharaan atau perbaikan, sehingga mengurangi produksi energi termal – sekitar 40% dari bauran energi negara – menjadi setengah kapasitas, menurut Latin Times.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak...
Kemlu Ungkap 2 WNI Awak Kapal Ikan Hilang di Perairan Busan Korsel
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Berita Terkini
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Infografis
Politikus Muslim Mulai...
Politikus Muslim Mulai Kuasai Politik AS, Sinyal Kebangkitan Islam di Paman Sam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved