Jerman Akui Mustahil Mengalahkan Rusia karena Memiliki Senjata Nuklir
Minggu, 01 Juni 2025 - 08:55 WIB
Dia juga mengatakan bahwa hubungan antara Moskow dan Berlin tidak dapat lagi digambarkan sebagai "situasi perdamaian yang jelas".
Berlin telah mengambil posisi yang lebih keras terhadap Rusia di bawah kanselir baru, Friedrich Merz. Dalam beberapa minggu sejak menjabat, Merz telah mencabut pembatasan jangkauan serangan Ukraina dengan rudal yang dipasok Jerman dan mengisyaratkan kemungkinan menyediakan rudal Taurus kepada Kyiv, yang memiliki jangkauan 500 km dan dapat menjangkau Moskow.
Jerman juga telah mengumumkan paket bantuan militer baru untuk Kyiv senilai €5,2 miliar (USD5,6 miliar), yang menurut Berlin sebagian besar akan dialokasikan untuk produksi persenjataan jarak jauh di dalam Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bereaksi terhadap pernyataan Merz dengan mengatakan: "Keterlibatan langsung Berlin dalam perang sekarang sudah jelas."
"Jerman telah mengikuti jalan licin serupa beberapa kali pada abad lalu menuju kehancurannya sendiri," imbuh Lavrov.
Berlin telah mengambil posisi yang lebih keras terhadap Rusia di bawah kanselir baru, Friedrich Merz. Dalam beberapa minggu sejak menjabat, Merz telah mencabut pembatasan jangkauan serangan Ukraina dengan rudal yang dipasok Jerman dan mengisyaratkan kemungkinan menyediakan rudal Taurus kepada Kyiv, yang memiliki jangkauan 500 km dan dapat menjangkau Moskow.
Jerman juga telah mengumumkan paket bantuan militer baru untuk Kyiv senilai €5,2 miliar (USD5,6 miliar), yang menurut Berlin sebagian besar akan dialokasikan untuk produksi persenjataan jarak jauh di dalam Ukraina.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov bereaksi terhadap pernyataan Merz dengan mengatakan: "Keterlibatan langsung Berlin dalam perang sekarang sudah jelas."
"Jerman telah mengikuti jalan licin serupa beberapa kali pada abad lalu menuju kehancurannya sendiri," imbuh Lavrov.
(mas)
Lihat Juga :