Malta Akan Akui Negara Palestina Bulan Depan, Tak Tahan Lihat Derita Gaza

Senin, 26 Mei 2025 - 09:33 WIB
Abela mengatakan tindakan Malta merupakan tanggung jawab moral dan bahwa Palestina akan diakui setelah konferensi pada 20 Juni.

PM Abela juga terkejut dengan kematian tragis sembilan anak dokter anak Palestina, Dr Alaa Al-Najjar, pada hari Sabtu ketika pasukan Israel mengebom rumah mereka di Khan Younis, Gaza selatan. Pengeboman itu mengakibatkan luka kritis pada suaminya yang seorang dokter dan hanya menyisakan satu dari 10 anak mereka.

Malta siap menyambut Dr Alaa Al-Najjar dan keluarganya di negara Eropa tersebut, kata Abela.

Otoritas Palestina (PA) menyambut baik pengumuman Malta. Dalam sebuah pernyataan di X, Kementerian Luar Negeri PA mengatakan bahwa mereka yakin langkah Malta merupakan hasil dari komitmennya terhadap hukum internasional, sikap berprinsip, dan dukungan konsisten terhadap hak-hak rakyat Palestina dan perjuangan nasional mereka yang adil.

Sebelumnya, Israel mengancam akan menanggapi setiap negara yang bergerak untuk mengakui Negara Palestina secara sepihak. Ancaman itu disampaikan Menteri Luar Negeri Gideon Saar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!