Spanyol akan Larang Perdagangan Senjata dengan Israel

Rabu, 21 Mei 2025 - 13:30 WIB
Tahun lalu, Perdana Menteri Pedro Sanchez telah meminta masyarakat internasional menghentikan penjualan senjata ke Israel.

Menanggapi pengakuan Madrid terhadap negara Palestina, Kementerian Luar Negeri Israel mengeluarkan keputusan yang melarang konsulat Spanyol di Yerusalem untuk menyediakan layanan bagi warga Palestina.

Lebih jauh, Sanchez telah mendesak negara-negara anggota Uni Eropa mendukung permintaan Spanyol menangguhkan perjanjian perdagangan bebas antara blok tersebut dan Israel, dengan mengutip tindakan Israel di Jalur Gaza dan Lebanon.

Pada bulan November 2024, pemerintah Spanyol juga melarang dua kapal, yang diyakini membawa senjata dan perlengkapan militer ke Israel, untuk berlabuh di pelabuhannya.

Dengan dukungan Amerika Serikat yang tanpa syarat, Israel melanjutkan perang genosida di Gaza, yang telah mengakibatkan lebih dari 175.000 korban (tewas dan terluka), sebagian besar adalah wanita dan anak-anak. Lebih dari 11.000 orang masih hilang di bawah reruntuhan.

Baca juga: Maroko Jadi Tuan Rumah Unit Militer Israel yang Bunuh 15 Petugas Medis di Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!