Momen Nakba, Eropa Bersatu Kecam Operasi Militer Israel di Gaza

Senin, 19 Mei 2025 - 01:15 WIB
Di Athena, pawai solidaritas diselenggarakan untuk Palestina untuk menandai 77 tahun sejak Nakba.

Dengan membawa bendera Palestina dan mengenakan keffiyeh, para pengunjuk rasa berbaris menuju Kedutaan Besar AS sebelum menuju Kedutaan Besar Israel.

Naim el-Ghandour, kepala Asosiasi Muslim Yunani, menyarankan kepada Anadolu bahwa pertemuan global, yang dipimpin oleh Türkiye, dapat membantu membawa perdamaian ke Palestina. Ia mengatakan pertemuan semacam itu akan memberi tekanan pada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menghentikan perang dan menyebabkan Israel terisolasi secara internasional.

Muhammed el-Batta dari Gaza mengatakan bahwa ini bukanlah perang, melainkan genosida yang dimulai 80 tahun lalu dan terus berlanjut hingga saat ini. Ia yakin bahwa ini memasuki fase akhir, itulah sebabnya Israel meningkatkan kekerasannya.

Memperhatikan meningkatnya jumlah korban tewas, ia mengatakan bahwa ini kemungkinan merupakan upaya terakhir untuk mengevakuasi warga Palestina dari Gaza, yang menyebabkan kekerasan meningkat.

Kemudian, orang-orang di seluruh dunia memperingati 15 Mei sebagai peringatan 77 tahun pengusiran warga Palestina dari kota-kota mereka setelah pembentukan Israel pada tahun 1948.

Pada tahun 1948, lebih dari 700.000 warga Palestina mengungsi dari kota-kota dan desa-desa mereka.

Tentara Israel telah melakukan serangan brutal di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023, menewaskan lebih dari 53.000 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak.

Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan November lalu untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Pengadilan Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!