Momen Nakba, Eropa Bersatu Kecam Operasi Militer Israel di Gaza
Senin, 19 Mei 2025 - 01:15 WIB
Duta Besar Palestina untuk Inggris Husam Zomlot berbicara kepada massa, dengan mencatat bahwa genosida telah berlangsung selama 77 tahun, bukan hanya dalam eskalasi baru-baru ini. Ia mengecam penjualan senjata yang terus berlanjut ke Israel dan menggambarkan kehancuran tempat kelahirannya di Gaza. Zomlot merinci situasi kemanusiaan yang mengerikan, dengan bantuan yang diblokir dan kelaparan yang meluas yang memengaruhi semua orang, termasuk dokter, jurnalis, dan pekerja bantuan.
Mantan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn dan Anggota Parlemen Apsana Begum mengkritik pemerintah Inggris karena memungkinkan terjadinya krisis melalui penjualan senjata dan kebijakan blokade. Ben Jamal, ketua Kampanye Solidaritas Palestina, mengecam keras para pemimpin politik karena mengabaikan seruan untuk berhenti mendukung tindakan militer Israel, memperingatkan bahwa sejarah akan meminta pertanggungjawaban mereka.
Kemudian, ratusan orang berkumpul di Potsdamer Platz di Berlin untuk memprotes serangan Israel terhadap Gaza dan memperingati Nakba.
Para pengunjuk rasa melambaikan bendera Palestina dan memegang spanduk yang bertuliskan: "Keheningan Anda adalah keterlibatan" dan "Anda tidak dapat membunuh kami semua." Para wanita berpakaian tradisional yang membawa gambar Nakba juga berpartisipasi.
Acara tersebut diadakan di bawah pengamanan ketat, dengan sedikitnya tiga orang ditahan. Amsterdam mengutuk serangan Gaza pada peringatan Nakba
Kota Eropa lain yang bersatu untuk memperingati Nakba dan memprotes serangan Israel terhadap Gaza adalah Amsterdam. Ratusan orang berkumpul di Dam Square untuk menyuarakan penentangan terhadap kekerasan oleh Israel dan memperingati hari peringatan Nakba.
Mohammed Kotesh mengutuk Israel karena membuat warga Palestina kelaparan dan memperingatkan bahwa genosida semakin meningkat. Ia menuntut pencabutan segera pengepungan Gaza untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang Nakba baru.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk dengan slogan-slogan seperti "Dari sungai ke laut, Palestina akan bebas," "Akhiri pendudukan," "Hentikan genosida," "Boikot Israel," dan "Malu pada Anda."
Baca Juga: 77 Tahun Lalu, 700.000 Warga Palestina Diusir Zionis, Ribuan Demonstran Gelar Aksi Solidaritas
Demonstrasi berlangsung selama tiga jam.
Mantan pemimpin Partai Buruh Jeremy Corbyn dan Anggota Parlemen Apsana Begum mengkritik pemerintah Inggris karena memungkinkan terjadinya krisis melalui penjualan senjata dan kebijakan blokade. Ben Jamal, ketua Kampanye Solidaritas Palestina, mengecam keras para pemimpin politik karena mengabaikan seruan untuk berhenti mendukung tindakan militer Israel, memperingatkan bahwa sejarah akan meminta pertanggungjawaban mereka.
Kemudian, ratusan orang berkumpul di Potsdamer Platz di Berlin untuk memprotes serangan Israel terhadap Gaza dan memperingati Nakba.
Para pengunjuk rasa melambaikan bendera Palestina dan memegang spanduk yang bertuliskan: "Keheningan Anda adalah keterlibatan" dan "Anda tidak dapat membunuh kami semua." Para wanita berpakaian tradisional yang membawa gambar Nakba juga berpartisipasi.
Acara tersebut diadakan di bawah pengamanan ketat, dengan sedikitnya tiga orang ditahan. Amsterdam mengutuk serangan Gaza pada peringatan Nakba
Kota Eropa lain yang bersatu untuk memperingati Nakba dan memprotes serangan Israel terhadap Gaza adalah Amsterdam. Ratusan orang berkumpul di Dam Square untuk menyuarakan penentangan terhadap kekerasan oleh Israel dan memperingati hari peringatan Nakba.
Mohammed Kotesh mengutuk Israel karena membuat warga Palestina kelaparan dan memperingatkan bahwa genosida semakin meningkat. Ia menuntut pencabutan segera pengepungan Gaza untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, memperingatkan bahwa Gaza berada di ambang Nakba baru.
Para pengunjuk rasa membawa spanduk dengan slogan-slogan seperti "Dari sungai ke laut, Palestina akan bebas," "Akhiri pendudukan," "Hentikan genosida," "Boikot Israel," dan "Malu pada Anda."
Baca Juga: 77 Tahun Lalu, 700.000 Warga Palestina Diusir Zionis, Ribuan Demonstran Gelar Aksi Solidaritas
Demonstrasi berlangsung selama tiga jam.
Lihat Juga :