4 Alasan Pengalaman Misionaris di Peru Jadi Hadiah bagi Paus Leo XIV

Selasa, 20 Mei 2025 - 02:15 WIB
Nuncio menambahkan bahwa kenangan akan pelayanan Kardinal Robert Francis Prevost selama masa kritis masih membekas. Ia khususnya mencatat kepemimpinan dan belas kasihnya selama pandemi 2020 dan setelah kondisi ekstrem yang menghancurkan akibat El Niño pada tahun 2023. Kehadiran dan komitmennya selama krisis ini, tambahnya, memperkuat ikatannya dengan masyarakat Peru.

Baca Juga: Simbol-simbol yang Melekat pada Leo XIV, Mobil Paus, Cincin Meterai, dan Palium

2. Memiliki Kedekatan Emosional dengan Rakyat Peru

Bagi Uskup Agung Gualtieri, hubungan mendalam Paus dengan Peru bukan sekadar warisan pribadi, tetapi juga sumber dorongan bagi bangsa yang tengah bergulat dengan tantangan politik dan sosial.

“Orang-orang merasa sangat dekat dengannya,” katanya. “Saya ingat kunjungan pertamanya kembali ke Peru sebagai seorang Kardinal. Saya mendapat kehormatan untuk menemaninya ke Chiclayo, dan sambutannya luar biasa. Jelas bahwa ia adalah seorang pendeta yang berjalan bersama umatnya.”

Dalam perjalanan bersama itu, Gualtieri mengatakan bahwa ia melihat tanda harapan: “Pemilihannya juga merupakan pesan dorongan bagi rakyat Peru di masa sulit. Itu mengingatkan mereka bahwa mereka tidak dilupakan dan bahwa pengalaman serta iman mereka telah membantu membentuk Paus yang baru.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!