Pengakuan Langka PM Sharif: India Merudal Pangkalan Udara Nur Khan Pakistan
Minggu, 18 Mei 2025 - 07:04 WIB
Di tengah kekhawatiran eskalasi, Pakistan dilaporkan meminta intervensi Amerika Serikat.
Menurut sumber pemerintah India, Amerika Serikat menyarankan pihak Pakistan untuk segera memulai kontak dengan India melalui hotline militer resmi. Pada sore hari tanggal 10 Mei, Direktur Jenderal Operasi Militer Pakistan (DGMO) Mayor Jenderal Kashif Abdullah menghubungi koleganya dari India, Letnan Jenderal Rajiv Ghai.
Panggilan telepon tersebut, yang dilakukan pada pukul 15.35 IST, dikonfirmasi kemudian hari itu oleh Menteri Luar Negeri India Vikram Misri.
Setelah komunikasi melalui hotline, India dan Pakistan sepakat untuk menghentikan semua operasi militer darat, udara, dan laut yang berlaku mulai malam tanggal 10 Mei. Meskipun demikian, sistem radar India melacak dan mencegat beberapa pesawat tanpa awak Pakistan di atas Jammu dan Kashmir serta Gujarat barat beberapa jam kemudian.
Misri menuduh Pakistan melanggar perjanjian gencatan senjata, dengan menyatakan bahwa angkatan bersenjata India telah mengambil "tanggapan yang tepat dan proporsional" dan siap menghadapi eskalasi lebih lanjut.
India juga menegaskan kembali bahwa penangguhan Perjanjian Perairan Indus, yang diumumkan sebagai tanggapan atas serangan 22 April, tetap berlaku dan tidak akan dibatalkan meskipun ada gencatan senjata.
Menurut sumber pemerintah India, Amerika Serikat menyarankan pihak Pakistan untuk segera memulai kontak dengan India melalui hotline militer resmi. Pada sore hari tanggal 10 Mei, Direktur Jenderal Operasi Militer Pakistan (DGMO) Mayor Jenderal Kashif Abdullah menghubungi koleganya dari India, Letnan Jenderal Rajiv Ghai.
Panggilan telepon tersebut, yang dilakukan pada pukul 15.35 IST, dikonfirmasi kemudian hari itu oleh Menteri Luar Negeri India Vikram Misri.
Setelah komunikasi melalui hotline, India dan Pakistan sepakat untuk menghentikan semua operasi militer darat, udara, dan laut yang berlaku mulai malam tanggal 10 Mei. Meskipun demikian, sistem radar India melacak dan mencegat beberapa pesawat tanpa awak Pakistan di atas Jammu dan Kashmir serta Gujarat barat beberapa jam kemudian.
Misri menuduh Pakistan melanggar perjanjian gencatan senjata, dengan menyatakan bahwa angkatan bersenjata India telah mengambil "tanggapan yang tepat dan proporsional" dan siap menghadapi eskalasi lebih lanjut.
India juga menegaskan kembali bahwa penangguhan Perjanjian Perairan Indus, yang diumumkan sebagai tanggapan atas serangan 22 April, tetap berlaku dan tidak akan dibatalkan meskipun ada gencatan senjata.
(mas)
Lihat Juga :