Meski Mengklaim Menang, PM Pakistan Justru Mengeluh, Kenapa?

Sabtu, 17 Mei 2025 - 19:35 WIB
Pada kesempatan tersebut, PM dalam pesannya menyoroti bahwa India yang bertindak pengecut menyerang Pakistan pada malam antara tanggal 6 dan 7 Mei, yang mengakibatkan tewasnya warga sipil yang tidak bersalah.

“Kami terpaksa menanggapi demi warga sipil yang tidak bersalah ini,” katanya, seraya menambahkan bahwa dunia melihat bahwa dalam beberapa jam musuh yang berkali-kali lebih besar bertekuk lutut dan pesawat-pesawat yang dibanggakan India berubah menjadi abu dan menjadi tanda pelajaran sejarah yang pahit.

“Para Shaheen kami menghantam musuh dan memberikan balasan yang setimpal,” katanya. Angkatan bersenjata Pakistan yang berani dan profesional secara efektif dan sepenuhnya menanggapi dengan bahasa musuh dan menulis bab emas dalam sejarah militer serta menggagalkan rencana musuh.

Kemudian PM Shehbaz, didampingi oleh Menteri Pertahanan Khawaja Muhammad Asif dan Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Syed Asim Munir, mengunjungi Rumah Sakit Militer Gabungan (CMH) di Rawalpindi untuk menanyakan kesehatan pasukan dan warga sipil yang terluka dalam Pertempuran Kebenaran melawan India.

PM juga mengunjungi kediaman Komandan Skuadron Usman Yousaf yang syahid, menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya, dan memberikan penghormatan atas jasa syahid bagi negara dan pengorbanannya saat membela tanah air.

Ia memuji angkatan bersenjata atas keberanian luar biasa, tekad, dan rasa tanggung jawab selama pertempuran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!