Iran Ajukan Usaha Nuklir Patungan dengan AS dan Negara-negara Arab

Kamis, 15 Mei 2025 - 19:15 WIB
AS dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik formal sejak tahun 1980.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan kembali pekan ini bahwa tuntutan untuk penutupan total program nuklir negara itu "tidak dapat diterima."

“Dari sudut pandang kami, pengayaan (uranium) adalah sesuatu yang mutlak harus dilanjutkan, dan tidak ada ruang untuk kompromi mengenai hal itu,” tegas Araghchi awal bulan ini.

Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir yang didukung PBB tahun 2015 selama masa jabatan pertamanya, menuduh Republik Islam tersebut secara diam-diam melanggar perjanjian tersebut.

Teheran telah membantah melakukan kesalahan apa pun tetapi sejak itu telah mencabut komitmennya sendiri dan meningkatkan persediaan uranium yang diperkaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!