Tak Pernah Terjadi Sebelumnya, China Mampu Tundukkan AS

Senin, 12 Mei 2025 - 20:38 WIB
Greer mengutip defisit perdagangan Amerika Serikat sebesar USD1,2 triliun sebagai alasan Presiden AS Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional dan mengenakan tarif, dan menyatakan keyakinannya bahwa pembicaraan tersebut akan membantu mereka bekerja untuk menyelesaikan keadaan darurat tersebut.

Pada hari-hari menjelang negosiasi, China telah meminta Washington untuk menghapus tarif sebagai isyarat niat baik. Pejabat China juga mengatakan bahwa pembicaraan tersebut dijadwalkan setelah pendekatan berulang AS melalui "berbagai saluran" - sebuah pernyataan yang dibantah oleh Trump yang mengatakan bahwa mereka "harus kembali dan mempelajari berkas-berkas mereka".

Melansir South China Morning Post, sikap presiden AS tentang penurunan bea masuk khusus China telah berubah-ubah menjelang pembicaraan. Pada hari Rabu, Trump membantah bahwa tarif akan dikurangi untuk membawa Beijing ke meja perundingan.

Namun selama acara hari Kamis untuk mengumumkan kesepakatan perdagangan AS-Inggris - kesepakatan pertama yang dicapai sejak Trump mengumumkan bea masuk pada hampir semua mitra dagang AS - ia mengisyaratkan bahwa tarif "dapat" diturunkan jika pembicaraan berjalan dengan baik.

"Saat ini sudah mencapai 145 persen, jadi kami tahu angkanya akan turun. Saya rasa kami akan memiliki hubungan yang sangat baik," kata Trump, seraya menambahkan bahwa ia "mungkin akan berbicara dengan Presiden China Xi Jinping" tergantung pada apa yang terjadi di Swiss.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!