Gagal Mendarat di Kapal Induk AS, Pesawat Tempur Senilai Rp1,2 Triliun Ini Jatuh ke Laut

Rabu, 07 Mei 2025 - 23:35 WIB
AS telah berulang kali bentrok dengan Houthi sejak kelompok itu mulai menargetkan pengiriman Laut Merah pada akhir tahun 2023, dengan mengklaim bertindak sebagai bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina di tengah kampanye militer Israel di Gaza.

Kelompok penyerang Truman telah melancarkan sejumlah serangan udara di Yaman sebagai bagian dari operasi AS-Inggris yang lebih luas.

Namun, pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Washington akan "segera menghentikan" kampanye pengebomannya, dengan mengklaim bahwa Houthi telah "menyerah" dan tidak lagi mencari konfrontasi.

Tak lama setelah pengumuman tersebut, Oman mengonfirmasi bahwa mereka telah memediasi perjanjian gencatan senjata antara Washington dan Houthi, dengan kedua belah pihak berjanji untuk tidak saling menyerang di Laut Merah.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!