Profil Muhammad Asif, Menteri Pertahanan Pakistan yang Berani Balas Serangan India

Rabu, 07 Mei 2025 - 10:43 WIB

Menteri Pertahanan (2013–2017, 2022–2023, 2024–sekarang)



Asif pertama kali menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada November 2013, bertepatan dengan masa jabatannya sebagai Menteri Air dan Energi.

Ia kembali menjabat posisi ini pada April 2022 hingga Agustus 2023, dan kemudian dilantik kembali pada Maret 2024.

Sebagai Menteri Pertahanan, Asif memainkan peran penting dalam kebijakan keamanan nasional, termasuk modernisasi angkatan bersenjata dan pengembangan industri pertahanan domestik.

Ia juga menekankan pentingnya teknologi dalam menghadapi tantangan keamanan modern.

Kebijakan dan Pandangan



Sebagai Menteri Pertahanan, Asif dikenal karena pendekatannya yang tegas terhadap isu-isu keamanan nasional.

Ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi modern dalam menghadapi tantangan keamanan dan mendorong pengembangan industri pertahanan domestik melalui inisiatif seperti IDEAS 2024, pameran pertahanan internasional yang bertujuan mempromosikan produk pertahanan Pakistan di pasar global.

Dalam konteks hubungan regional, Asif telah menyatakan Pakistan tidak menginginkan konflik bersenjata dengan negara tetangga, termasuk Afghanistan.

Ia menekankan pentingnya kerja sama untuk mencegah penggunaan wilayah oleh kelompok bersenjata yang dapat mengancam keamanan Pakistan.

Khawaja Muhammad Asif adalah sosok yang memiliki pengaruh besar dalam politik Pakistan, dengan pengalaman luas di berbagai bidang pemerintahan.

Meskipun menghadapi berbagai kontroversi, kontribusinya dalam sektor energi, pertahanan, dan diplomasi telah meninggalkan jejak signifikan dalam kebijakan nasional Pakistan.

Sebagai Menteri Pertahanan saat ini, Asif terus memainkan peran penting dalam menghadapi tantangan keamanan dan memajukan kepentingan strategis Pakistan di panggung internasional.

Baca juga: Perang Pecah! India Serang 9 Lokasi di Pakistan, Islamabad Tembak 2 Jet Tempur India
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!