Meski Ukraina Tebar Ancaman, Siapa yang Datang ke Parade Hari Kemenangan di Moskow?

Selasa, 06 Mei 2025 - 18:03 WIB
Kunjungan tersebut bertepatan dengan meningkatnya ketegangan antara Beijing dan Washington atas tarif perdagangan AS yang tinggi dan perintah Putin untuk gencatan senjata tiga hari di Ukraina, bertepatan dengan Hari Kemenangan Rusia dalam Perang Dunia II pada 9 Mei.

Moskow dan Beijing mendeklarasikan "kemitraan tanpa batas" beberapa minggu sebelum Putin mengumumkan serangannya ke Ukraina pada Februari 2022, dan kedua negara tersebut telah memperluas hubungan perdagangan dan militer mereka dalam aliansi yang telah membuat Barat khawatir.

Kantor presiden Rusia mengatakan Xi akan mengadakan pembicaraan bilateral dengan Putin tentang "mengembangkan kemitraan dan hubungan strategis" dan tentang "isu-isu dalam agenda internasional dan regional".

"Pemerintah dan menteri ... diharapkan menandatangani serangkaian dokumen bilateral," tambahnya.

China telah menggambarkan dirinya sebagai pihak yang netral dalam konflik tiga tahun tersebut, meskipun pemerintah Barat mengatakan hubungan dekatnya dengan Rusia telah memberikan Moskow dukungan ekonomi dan diplomatik yang penting.

Zelensky pada bulan April menuduh China memasok senjata ke Rusia, dan menuduh Beijing mengetahui sedikitnya 155 warga negara China yang bertempur bersama pasukan Rusia.

Beijing telah menyebut tuduhan keterlibatannya dalam konflik tersebut sebagai "pernyataan yang tidak bertanggung jawab".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!