Israel Tuntut Kompensasi AS atas Penjualan Jet Tempur F-35 ke UEA
Senin, 07 September 2020 - 09:11 WIB
Proposal untuk mempercepat pasokan senjata canggih Amerika itu dipicu oleh pandemi virus corona baru (Covid-19) dan kejatuhan ekonomi, yang menyebabkan Israel sekarang berjuang untuk mengembangkan dan memproduksi sistem pertahanan di dalam negeri. (Baca: Israel Menentang Penjualan Jet Tempur F-35 AS ke UEA )
Israel Aerospace Industries menawarkan untuk memproduksi sistem senjata untuk Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan mendapatkan bayaran untuk proyek tersebut tahun depan, tetapi Kementerian Keuangan menganggap rencana tersebut terlalu mahal.
Tuntutan kompensasi menunjukkan bahwa pembentukan pertahanan Israel telah mencapai kesepakatan dengan fakta bahwa kesepakatan penjualan senjata canggih antara AS dan UEA hampir pasti akan terjadi.
Pihak keamanan Israel dari awal menentang penjualan pesawat tempur F-35 AS ke negara Arab, karena khawatir dapat merusak superioritas militer Israel di wilayah tersebut. (Baca: Dibantu Trump, Israel dan UEA Capai Kesepakatan Normalisasi Hubungan )
Selain itu, Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk mempertahankan keunggulan kualitatif Israel dalam hal persenjataan Amerika, janji yang pertama kali diberikan oleh Washington kepada Israel selama Perang Yom Kippur pada tahun 1973. Janji itulah yang menjadikan permintaan kompensasi oleh rezim Zionis kepada Washington sebagai opsi yang masuk akal.
Israel Aerospace Industries menawarkan untuk memproduksi sistem senjata untuk Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dan mendapatkan bayaran untuk proyek tersebut tahun depan, tetapi Kementerian Keuangan menganggap rencana tersebut terlalu mahal.
Tuntutan kompensasi menunjukkan bahwa pembentukan pertahanan Israel telah mencapai kesepakatan dengan fakta bahwa kesepakatan penjualan senjata canggih antara AS dan UEA hampir pasti akan terjadi.
Pihak keamanan Israel dari awal menentang penjualan pesawat tempur F-35 AS ke negara Arab, karena khawatir dapat merusak superioritas militer Israel di wilayah tersebut. (Baca: Dibantu Trump, Israel dan UEA Capai Kesepakatan Normalisasi Hubungan )
Selain itu, Presiden AS Donald Trump telah berjanji untuk mempertahankan keunggulan kualitatif Israel dalam hal persenjataan Amerika, janji yang pertama kali diberikan oleh Washington kepada Israel selama Perang Yom Kippur pada tahun 1973. Janji itulah yang menjadikan permintaan kompensasi oleh rezim Zionis kepada Washington sebagai opsi yang masuk akal.
Lihat Juga :