Permintaan Terakhir Paus Fransiskus: Kirim Mobil Paus untuk Tolong Anak-anak Gaza!

Senin, 05 Mei 2025 - 09:42 WIB
Israel telah mencegah semua bantuan dan pasokan lainnya masuk Gaza sejak Maret lalu, dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan Hamas saat itu bahwa "konsekuensi tambahan" dapat terjadi.

Beberapa hari sebelum penghentian makanan, obat-obatan, dan pasokan lainnya, tahap pertama dari kesepakatan gencatan senjata selama enam minggu yang ditengahi oleh pejabat pemerintahan Presiden Donald Trump berakhir.

Berdasarkan pengaturan itu, Hamas membebaskan 25 sandera Israel yang ditahan di Gaza sementara Israel memulangkan hampir 2.000 warga Palestina dari tahanan Israel.

Serangan Hamas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada 7 Oktober 2023 terhadap Israel telah memicu lebih dari 18 bulan perang di Gaza.

Serangan itu menewaskan lebih dari 1.200 orang dan mengakibatkan 251 sandera dibawa ke daerah kantong Palestina itu, yang mendorong Israel untuk melancarkan operasi udara dan darat intensif terhadap kelompok militan Palestina di wilayah yang berpenduduk padat tersebut.

Perang itu telah menghancurkan Gaza, menggusur sebagian besar dari hampir 2 juta penduduknya berkali-kali dan menewaskan lebih dari 51.200 orang, menurut otoritas Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!