Macron Ingin Pengaruhi Pemilihan Paus Baru demi Calon dari Prancis
Sabtu, 03 Mei 2025 - 07:46 WIB
Jumat lalu, presiden Prancis juga makan malam di restoran di Roma bersama Andrea Riccardi, kepala Komunitas Sant'Egidio, asosiasi Katolik yang kuat dengan lebih dari 70.000 anggota awam di 74 negara, dan yang dilaporkan memiliki pengaruh terhadap beberapa anggota konklaf yang akan datang.
Menurut harian Italia Il Tempo, pemimpin Prancis itu bertanya kepada para kardinal tentang cara-cara membangun konsensus seputar Aveline.
Media itu menyebut kardinal itu, yang dianggap sebagai pesaing untuk menjadi Paus berikutnya, sebagai seorang “ultra-Eropa, anti-kedaulatan” dan “salah satu anggota konklaf yang paling liberal”.
Harian itu juga menggambarkan pertemuan-pertemuan itu sebagai contoh “intervensionisme yang layak bagi Raja Matahari yang baru,” yang tampaknya merujuk kepada Raja Prancis abad ke-17 Louis XIV, yang berupaya memengaruhi pemilihan Paus melalui para kardinal Prancis.
Surat kabar Italia lainnya, La Verita, secara langsung menuduh Macron berupaya memilih Paus berikutnya.
Menurut harian Italia Il Tempo, pemimpin Prancis itu bertanya kepada para kardinal tentang cara-cara membangun konsensus seputar Aveline.
Media itu menyebut kardinal itu, yang dianggap sebagai pesaing untuk menjadi Paus berikutnya, sebagai seorang “ultra-Eropa, anti-kedaulatan” dan “salah satu anggota konklaf yang paling liberal”.
Harian itu juga menggambarkan pertemuan-pertemuan itu sebagai contoh “intervensionisme yang layak bagi Raja Matahari yang baru,” yang tampaknya merujuk kepada Raja Prancis abad ke-17 Louis XIV, yang berupaya memengaruhi pemilihan Paus melalui para kardinal Prancis.
Surat kabar Italia lainnya, La Verita, secara langsung menuduh Macron berupaya memilih Paus berikutnya.
Lihat Juga :