65.000 Anak Gaza Dirawat di Rumah Sakit karena Gizi Buruk, 1,1 Juta Warga Kelaparan Tiap Hari

Rabu, 30 April 2025 - 11:23 WIB

Tanah Keputusasaan



Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Selasa (29/4/2025) mengatakan Gaza "menghadapi pengepungan total selama hampir dua bulan, jauh lebih lama daripada saat perang dimulai."

“Pengepungan ini, hanya untuk memberi konteks, berlangsung empat kali lebih lama dari pengepungan yang dilakukan pada awal perang. Anda mungkin ingat ada periode pengepungan selama dua minggu ketika perang dimulai satu setengah tahun yang lalu. Sekarang kita berbicara tentang pengepungan yang ketat selama hampir dua bulan,” papar Juliette Touma, Direktur Komunikasi UNRWA, dalam jumpa pers PBB.

“Bayangkan jika Anda tidak punya apa pun untuk memberi makan anak-anak Anda. Anak-anak di Gaza akan tidur dalam keadaan kelaparan,” tegas dia.

Paket Makanan Terakhir sudah Didistribusikan



Touma mengatakan orang sakit tidak bisa mendapatkan perawatan medis karena kekurangan pasokan di rumah sakit dan klinik.

“Kelaparan dan keputusasaan menyebar karena sistem makanan dan bantuan dijadikan senjata. Gaza telah menjadi tanah keputusasaan,” ungkap dia.

Pejabat UNRWA menekankan badan PBB tersebut telah kehabisan tepung.

“Kami baru saja membagikan paket makanan terakhir kami,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!