Houthi Akui Serang Kapal Induk AS Harry S Truman di Laut Merah
Selasa, 29 April 2025 - 19:15 WIB
Pada hari Senin (28/4/2025), sebanyak 68 orang tewas dan 47 lainnya cedera dalam serangan udara AS di tempat penampungan bagi migran Afrika di provinsi Saada, Yaman utara, menurut kelompok Houthi.
Kemudian pada hari itu, Angkatan Laut AS mengatakan, “Jet tempur F-18 AS dan traktor penarik dari kapal induk Harry S Truman keduanya jatuh saat beroperasi di Laut Merah saat F-18 sedang ditarik secara aktif di hanggar ketika kru pesawat kehilangan kendali atas pesawat tersebut."
Secara terpisah, TV Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan Senin malam bahwa serangan udara AS telah menargetkan Distrik Harf Sufyan di Kegubernuran Amran di Yaman utara.
Kemudian, saluran tersebut melaporkan serangan tambahan yang melibatkan empat serangan udara di daerah Barash di sebelah timur Jabal Nuqm di ibu kota Sanaa.
Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang kemungkinan korban atau kerusakan akibat serangan tersebut, dan Washington belum mengeluarkan komentar apa pun.
AS telah melancarkan lebih dari 1.200 serangan udara di Yaman sejak 15 Maret, menewaskan lebih dari 225 warga sipil dan melukai lebih dari 430 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, menurut data Houthi yang tidak termasuk korban jiwa di antara pasukan mereka.
Kemudian pada hari itu, Angkatan Laut AS mengatakan, “Jet tempur F-18 AS dan traktor penarik dari kapal induk Harry S Truman keduanya jatuh saat beroperasi di Laut Merah saat F-18 sedang ditarik secara aktif di hanggar ketika kru pesawat kehilangan kendali atas pesawat tersebut."
Secara terpisah, TV Al-Masirah yang dikelola Houthi melaporkan Senin malam bahwa serangan udara AS telah menargetkan Distrik Harf Sufyan di Kegubernuran Amran di Yaman utara.
Kemudian, saluran tersebut melaporkan serangan tambahan yang melibatkan empat serangan udara di daerah Barash di sebelah timur Jabal Nuqm di ibu kota Sanaa.
Tidak ada rincian lebih lanjut yang diberikan tentang kemungkinan korban atau kerusakan akibat serangan tersebut, dan Washington belum mengeluarkan komentar apa pun.
AS telah melancarkan lebih dari 1.200 serangan udara di Yaman sejak 15 Maret, menewaskan lebih dari 225 warga sipil dan melukai lebih dari 430 orang, sebagian besar wanita dan anak-anak, menurut data Houthi yang tidak termasuk korban jiwa di antara pasukan mereka.
Lihat Juga :