Seteru Memanas, Menteri Pakistan Ancam Serang India dengan Senjata Nuklir
Senin, 28 April 2025 - 07:20 WIB
Mengomentari keputusan New Delhi pada hari Rabu yang menangguhkan secara sepihak Perjanjian Indus Waters Treaty (Perjanjian Perairan Indus) yang menjadi kunci pembagian air, Abbasi mengatakan, "Jika mereka menghentikan pasokan air kepada kami, maka mereka harus siap berperang."
India, pada gilirannya, menegaskan pada pekan lalu bahwa penangguhan perjanjian itu akan tetap berlaku sampai Pakistan secara kredibel dan tidak dapat ditarik kembali menolak dukungannya terhadap terorisme lintas batas.
New Delhi belum pernah menangguhkan perjanjian tersebut, yang mengatur sistem sungai yang berdampak pada jutaan jiwa di kedua negara.
Hubungan yang sudah sengit antara kedua negara berkekuatan nuklir itu semakin memburuk pada hari Selasa, ketika beberapa orang bersenjata membantai 26 turis Hindu—25 warga India dan satu warga negara Nepal—di Lembah Baisaran, tujuan wisata populer di wilayah Jammu dan Kashmir yang dijuluki sebagai "Mini Swiss".
India dengan cepat menuduh Pakistan membantu infiltrasi militan di Kashmir—tuduhan yang dibantah keras oleh Islamabad.
The Resistance Front (TRF), kelompok militan yang diduga terkait dengan Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, dilaporkan telah mengaku bertanggung jawab atas serangan teror tersebut.
India, pada gilirannya, menegaskan pada pekan lalu bahwa penangguhan perjanjian itu akan tetap berlaku sampai Pakistan secara kredibel dan tidak dapat ditarik kembali menolak dukungannya terhadap terorisme lintas batas.
New Delhi belum pernah menangguhkan perjanjian tersebut, yang mengatur sistem sungai yang berdampak pada jutaan jiwa di kedua negara.
Hubungan yang sudah sengit antara kedua negara berkekuatan nuklir itu semakin memburuk pada hari Selasa, ketika beberapa orang bersenjata membantai 26 turis Hindu—25 warga India dan satu warga negara Nepal—di Lembah Baisaran, tujuan wisata populer di wilayah Jammu dan Kashmir yang dijuluki sebagai "Mini Swiss".
India dengan cepat menuduh Pakistan membantu infiltrasi militan di Kashmir—tuduhan yang dibantah keras oleh Islamabad.
The Resistance Front (TRF), kelompok militan yang diduga terkait dengan Lashkar-e-Taiba yang bermarkas di Pakistan, dilaporkan telah mengaku bertanggung jawab atas serangan teror tersebut.
Lihat Juga :