Mengapa Paus Fransiskus Tidak Dimakamkan di Vatikan?

Minggu, 27 April 2025 - 15:19 WIB
Bukit Esquiline di Roma diidentifikasi sebagai tempat tersebut setelah salju turun di puncaknya pada bulan Agustus 358, di puncak musim panas. Pada masa kini, perayaan yang menandai "Keajaiban Salju" diadakan di basilika tersebut pada tanggal 5 Agustus setiap tahun.

Gereja yang berdiri saat ini dibangun atas perintah Paus Sixtus III pada tahun 431. Mosaiknya berasal dari masa itu, dan bagian dalamnya juga memamerkan tiang-tiang Klasik yang dijarah dari bangunan lain, meskipun terbungkus dalam fasad Neoklasik yang dibangun pada tahun 1700-an.

Gereja ini telah lama memiliki arti khusus bagi Paus Fransiskus, yang biasa berkunjung pada Minggu pagi untuk menghormati Bunda Maria.

Pemandangan di dalam Basilika Santa Maria Maggiore di Roma, Italia, tempat Paus Fransiskus memutuskan akan dimakamkan di makam "sederhana". Tujuh paus lainnya juga dimakamkan di sana.

Paus Fransiskus sering mengunjungi basilika tersebut sebelum dan setelah perjalanan ke luar negeri, serta setelah dirawat di rumah sakit, untuk berdoa kepada ikon Maria yang paling penting, Salus Populi Romani, yang kepadanya ia mempercayakan perlindungan perjalanan kerasulannya, sesuai dengan tradisi Jesuit.

Jelas merupakan tempat yang dekat di hatinya, di sanalah Fransiskus memulai hari pertamanya sebagai pemimpin Gereja Katolik pada tahun 2013. Itu juga merupakan tempat pertama yang dikunjunginya setelah meninggalkan rumah sakit bulan lalu, mempersembahkan bunga untuk diletakkan di depan ikon Perawan Maria sebelum kembali ke kediamannya di Vatikan.

4. Sudah Menyatakan Wasiat agar Dimakamkan pada Desember 2023

Fransiskus mengungkapkan rencananya untuk dimakamkan di sana pada Desember 2023, menjelaskan bahwa ia merasakan "hubungan yang sangat kuat" dengan basilika tersebut. "Saya ingin dimakamkan di Santa Maria Maggiore," kata Fransiskus. "Karena itu adalah pengabdian saya yang besar."

"Tempat sudah disiapkan" untuk pemakamannya, kata Paus pada tahun 2023, seraya menambahkan bahwa ia telah berupaya menyederhanakan pemakaman kepausan.

"Kami menyederhanakannya sedikit," kata Fransiskus. "Sayaakan memperkenalkan ritual baru itu," imbuhnya sambil tersenyum saat itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!