Lukashenko Sebut Sekutu NATO Sekarang Diam setelah Belarusia Dilindungi Senjata Nuklir Rusia

Selasa, 15 April 2025 - 09:27 WIB
Perjanjian tersebut menguraikan komitmen bersama untuk mengusir ancaman eksternal dan mengoordinasikan kegiatan militer, mengonsolidasikan kerangka keamanan yang menyelaraskan Belarusia lebih dekat dengan Rusia.

"Keamanan mutlak, tidak ada yang akan berperang dengan negara nuklir," kata Lukashenko dalam sebuah wawancara dengan Mir ketika ditanya tentang manfaat perjanjian itu bagi Belarusia.

"Tidak peduli seberapa besar keinginan seseorang untuk menghapus Korea Utara dari muka Bumi, itu tidak akan terjadi; itu adalah negara nuklir. Sama halnya dengan Belarusia," ujarnya, yang dikutip The Moscow Times, Selasa (15/4/2025).

Lukashenko, yang dikenal sebagai sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin, lantas menyindir negara-negara tetangga—yang merupakan sekutu NATO—sekarang telah mengubah perilaku mereka setelah Belarusia memiliki perjanjian baru tersebut.

“Polandia, negara-negara Baltik, dan sebagainya memiliki rencana mereka sendiri, tetapi sekarang mereka diam saja,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!