Perundingan AS dan Iran Berlansung Konstruktif dan Positif, Akankah Konflik Timur Tengah Mereda?
Minggu, 13 April 2025 - 07:06 WIB
Kedua pihak, kata pernyataan itu, "bertukar posisi pemerintah masing-masing tentang masalah yang terkait dengan program nuklir damai Iran dan pencabutan sanksi yang melanggar hukum terhadap Iran."
Pembicaraan tersebut dimediasi oleh Badr Albusaidi, menteri luar negeri Oman.
Kedua pihak sepakat bahwa putaran negosiasi berikutnya akan diadakan minggu depan.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa kepala kedua delegasi "berbicara sebentar satu sama lain di hadapan Menteri Luar Negeri Oman" saat mereka meninggalkan tempat tersebut setelah lebih dari 2 1/2 jam pembicaraan tidak langsung di ibu kota Muscat.
Albusaidi mengatakan pada X: "Saya bangga mengumumkan bahwa hari ini di Muscat kami menjamu Menteri Luar Negeri Iran Dr. Seyed Abbas Araghchi dan Utusan Presiden AS Steve Witkoff dan menjadi penengah untuk memulai proses dialog dan negosiasi dengan tujuan bersama untuk menyelesaikan perjanjian yang adil dan mengikat."
Ia menambahkan: "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua kolega saya atas keterlibatan ini yang berlangsung dalam suasana yang bersahabat yang kondusif untuk menjembatani sudut pandang dan pada akhirnya mencapai perdamaian, keamanan, dan stabilitas regional dan global."
Pembicaraan tersebut dimediasi oleh Badr Albusaidi, menteri luar negeri Oman.
Kedua pihak sepakat bahwa putaran negosiasi berikutnya akan diadakan minggu depan.
Baca Juga: Iran dan AS di Ambang Perang Nuklir
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa kepala kedua delegasi "berbicara sebentar satu sama lain di hadapan Menteri Luar Negeri Oman" saat mereka meninggalkan tempat tersebut setelah lebih dari 2 1/2 jam pembicaraan tidak langsung di ibu kota Muscat.
Albusaidi mengatakan pada X: "Saya bangga mengumumkan bahwa hari ini di Muscat kami menjamu Menteri Luar Negeri Iran Dr. Seyed Abbas Araghchi dan Utusan Presiden AS Steve Witkoff dan menjadi penengah untuk memulai proses dialog dan negosiasi dengan tujuan bersama untuk menyelesaikan perjanjian yang adil dan mengikat."
Ia menambahkan: "Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kedua kolega saya atas keterlibatan ini yang berlangsung dalam suasana yang bersahabat yang kondusif untuk menjembatani sudut pandang dan pada akhirnya mencapai perdamaian, keamanan, dan stabilitas regional dan global."
Lihat Juga :