Perundingan AS dan Iran Berlansung Konstruktif dan Positif, Akankah Konflik Timur Tengah Mereda?

Minggu, 13 April 2025 - 07:06 WIB
Ia menegaskan bahwa negaranya "akan terus bekerja sama dan melakukan upaya lebih lanjut untuk membantu mencapai tujuan ini."

Araghchi, didampingi oleh Wakil Menteri Luar Negeri Majid Takht-Ravanchi, tiba di Muscat pada Sabtu pagi untuk mengambil bagian dalam perundingan yang sangat dinanti-nantikan.

Perundingan difokuskan pada program nuklir Iran dan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara, terutama sejak Donald Trump kembali menjadi presiden AS pada Januari ini.

Trump baru-baru ini mengancam Iran dengan pemboman dan tarif lebih tinggi jika gagal mencapai kesepakatan dengan AS mengenai program nuklirnya, yang memicu reaksi keras dari Teheran.

AS dan Israel menuduh Iran mengembangkan senjata nuklir. Teheran membantahnya.

Iran menolak untuk terlibat dalam pembicaraan langsung dengan AS tetapi setuju untuk mengadakan pembicaraan tidak langsung dengan mediasi Oman menyusul pertukaran surat baru-baru ini antara kedua belah pihak.

Pada halaman X Sabtu sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei mengatakan perwakilan dari pihak Iran dan Amerika duduk di ruang terpisah dan menyampaikan pandangan mereka satu sama lain melalui mediator Oman.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!