Arab Saudi dan Negara-negara Teluk Rayakan Idulfitri Hari Ini
Minggu, 30 Maret 2025 - 09:50 WIB
Namun, pengumuman tahun ini telah memicu skeptisisme di antara beberapa astronom dan kelompok pengamat bulan Muslim.
"Secara ilmiah mustahil untuk melihat bulan di mana pun di Timur Tengah pada hari Sabtu. Bulan akan terlalu kecil dan tipis untuk dilihat di cakrawala," ujar Imad Ahmed, pendiri New Crescent Society yang berbasis di Inggris, kepada The New Arab.
Ahmed mengklarifikasi kesalahpahaman yang tersebar luas, dengan menjelaskan bulan-bulan Islam dimulai bukan dengan fase baru bulan, tetapi dengan bulan sabit muda yang terlihat, yang mengikutinya.
“Gerhana matahari sebagian diperkirakan terjadi pada hari Sabtu di sebagian besar Afrika Utara, tidak memengaruhi visibilitas bulan, karena bulan masih akan berada dalam fase baru yang tidak terlihat,” papar dia.
Kalender lunar Muslim memungkinkan bulan menjadi 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakannya. Idul Fitri menandai dimulainya Syawal, bulan ke-10.
"Secara ilmiah mustahil untuk melihat bulan di mana pun di Timur Tengah pada hari Sabtu. Bulan akan terlalu kecil dan tipis untuk dilihat di cakrawala," ujar Imad Ahmed, pendiri New Crescent Society yang berbasis di Inggris, kepada The New Arab.
Ahmed mengklarifikasi kesalahpahaman yang tersebar luas, dengan menjelaskan bulan-bulan Islam dimulai bukan dengan fase baru bulan, tetapi dengan bulan sabit muda yang terlihat, yang mengikutinya.
“Gerhana matahari sebagian diperkirakan terjadi pada hari Sabtu di sebagian besar Afrika Utara, tidak memengaruhi visibilitas bulan, karena bulan masih akan berada dalam fase baru yang tidak terlihat,” papar dia.
Kalender lunar Muslim memungkinkan bulan menjadi 29 atau 30 hari, tergantung pada penampakannya. Idul Fitri menandai dimulainya Syawal, bulan ke-10.
Lihat Juga :