Hamas Bantah Pernyataan Khaled Meshaal tentang Penyerahan Kekuasaan di Gaza
Sabtu, 29 Maret 2025 - 20:47 WIB
Rekaman menunjukkan para demonstran meneriakkan slogan-slogan termasuk “Kami tidak menginginkan Hamas atau Jihad Islam, kami ingin melindungi negara” dan “Keluar, keluar, Hamas keluar.”
Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci
Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza mengomentari demonstrasi tersebut, dengan menyatakan bahwa slogan-slogan yang menentang gerakan tersebut yang dilontarkan dalam protes terhadapnya pada hari Selasa adalah spontan dan tidak mencerminkan posisi nasional secara umum.
Kantor tersebut menambahkan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu: “Slogan atau posisi spontan apa pun yang diungkapkan oleh beberapa demonstran terhadap pendekatan perlawanan tidak mengekspresikan posisi nasional secara umum. Sebaliknya, hal itu merupakan hasil dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dialami rakyat kami dan upaya pendudukan yang terus-menerus untuk memicu pertikaian internal dan mengalihkan perhatian dari kejahatan yang sedang berlangsung.”
“Mengingat agresi Israel yang terus berlanjut dan penargetan warga sipil, hal ini dapat menyebabkan kemarahan yang meluas dan kebencian rakyat, yang wajar saja mengingat kejahatan yang sedang berlangsung ini,” tambahnya.
Baca Juga: Perang Houti Berkobar di Bulan Suci
Kantor Media Pemerintah Hamas di Gaza mengomentari demonstrasi tersebut, dengan menyatakan bahwa slogan-slogan yang menentang gerakan tersebut yang dilontarkan dalam protes terhadapnya pada hari Selasa adalah spontan dan tidak mencerminkan posisi nasional secara umum.
Kantor tersebut menambahkan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu: “Slogan atau posisi spontan apa pun yang diungkapkan oleh beberapa demonstran terhadap pendekatan perlawanan tidak mengekspresikan posisi nasional secara umum. Sebaliknya, hal itu merupakan hasil dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dialami rakyat kami dan upaya pendudukan yang terus-menerus untuk memicu pertikaian internal dan mengalihkan perhatian dari kejahatan yang sedang berlangsung.”
“Mengingat agresi Israel yang terus berlanjut dan penargetan warga sipil, hal ini dapat menyebabkan kemarahan yang meluas dan kebencian rakyat, yang wajar saja mengingat kejahatan yang sedang berlangsung ini,” tambahnya.
(ahm)
Lihat Juga :