Ekrem Imamoglu Resmi Dipilih Jadi Capres dari Kubu Oposisi Turki

Senin, 24 Maret 2025 - 19:09 WIB
Pada Minggu malam, pengunjuk rasa di Istanbul dan Ankara terlihat bentrok dengan polisi. Halk TV milik Turki melaporkan bahwa beberapa orang telah ditahan.

Pada Senin pagi, beberapa media Turki juga melaporkan bahwa sedikitnya tiga wartawan ditahan.

Aksel Zaimovic dari Al Jazeera, melaporkan dari Istanbul, mengatakan pemerintah telah mengerahkan salah satu contoh terbesar kehadiran polisi di seluruh kota dan di daerah sekitarnya.

"Pihak berwenang mengatakan bahwa kehadiran keamanan besar-besaran ini diperlukan untuk menjaga ketertiban umum," katanya, seraya mencatat bahwa polisi menanggapi dengan gas air mata dan meriam air terhadap pengunjuk rasa yang melemparkan suar dan botol.

Tansel Can Emzikli, seorang wartawan video, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sedikitnya enam petugas polisi melemparkannya ke tanah dan mulai menendanginya.

Pemerintah Erdogan telah mengecam para pengunjuk rasa karena memicu ketidakstabilan.

Kementerian Dalam Negeri Turki telah mengumumkan penangguhan "sementara" dari jabatan Imamoglu, dengan alasan penahanannya.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!