Houthi Gelar Serangan Ketiga di Bandara Ben Gurion Israel dalam 48 Jam
Minggu, 23 Maret 2025 - 08:07 WIB
Saree juga memperingatkan semua maskapai penerbangan bahwa, "Bandara Ben Gurion tidak lagi aman untuk lalu lintas udara dan akan tetap demikian sampai agresi di Gaza berhenti dan blokade dicabut."
“Sebagai bagian dari respons kami terhadap agresi Amerika terhadap negara kami, dan untuk hari keenam berturut-turut, Angkatan Udara melakukan operasi militer yang menargetkan beberapa kapal perang yang mengawal kapal induk USS Harry Truman dengan beberapa pesawat nirawak,” tegas dia.
Pada Jumat malam, militer rezim apartheid Israel mengumumkan mereka telah mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman sebelum memasuki wilayah udara Israel, menandai insiden kedua dalam 24 jam.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah memerintahkan serangan yang “tegas dan kuat” terhadap Houthi.
Sebagai tanggapan, kelompok itu mengatakan pada hari Kamis bahwa ancaman Trump “tidak akan menghalangi mereka untuk mendukung Gaza,” karena mereka kembali meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel dan kapal-kapal di Laut Merah.
“Sebagai bagian dari respons kami terhadap agresi Amerika terhadap negara kami, dan untuk hari keenam berturut-turut, Angkatan Udara melakukan operasi militer yang menargetkan beberapa kapal perang yang mengawal kapal induk USS Harry Truman dengan beberapa pesawat nirawak,” tegas dia.
Pada Jumat malam, militer rezim apartheid Israel mengumumkan mereka telah mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman sebelum memasuki wilayah udara Israel, menandai insiden kedua dalam 24 jam.
Pekan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia telah memerintahkan serangan yang “tegas dan kuat” terhadap Houthi.
Sebagai tanggapan, kelompok itu mengatakan pada hari Kamis bahwa ancaman Trump “tidak akan menghalangi mereka untuk mendukung Gaza,” karena mereka kembali meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak terhadap Israel dan kapal-kapal di Laut Merah.
Lihat Juga :