Berdalih untuk Melindungi, AS Ingin Miliki Pembangkit Listrik Ukraina

Kamis, 20 Maret 2025 - 06:53 WIB
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio dan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih Mike Waltz juga mengeluarkan pernyataan bersama terkati keinginan Trump tersebut.

"Presiden Trump juga membahas pasokan listrik dan pembangkit listrik tenaga nuklir Ukraina. Dia mengatakan bahwa Amerika Serikat dapat sangat membantu dalam menjalankan pembangkit-pembangkit itu dengan keahlian listrik dan utilitasnya,” bunyi pernyataan mereka.

“Kepemilikan Amerika atas pembangkit-pembangkit itu akan menjadi perlindungan terbaik untuk infrastruktur itu dan dukungan untuk infrastruktur energi Ukraina," imbuh pernyataan mereka.

Panggilan telepon Trump-Zelensky terjadi sehari setelah presiden AS berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Mereka membahas krisis Ukraina, dengan Trump melontarkan gagasan agar Moskow dan Kyiv menghentikan serangan jarak jauh terhadap infrastruktur energi.

Putin mendukung usulan tersebut dan memerintahkan penghentian serangan segera. Militer Rusia mengatakan diharuskan menembak jatuh tujuh pesawat nirawak kamikaze yang sedang menuju fasilitas energi Ukraina saat perintah itu dikeluarkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!