Warga Gaza Hadapi Kengerian Baru, Netanyahu: Serangan Ini Hanya Permulaan

Rabu, 19 Maret 2025 - 06:15 WIB
"Tidak seorang pun ingin berperang," ungkap penduduk Palestina Nidal Alzaanin kepada AP dari Kota Gaza. "Semua orang masih menderita akibat bulan-bulan sebelumnya."

Fedaa Heriz, perempuan pengungsi di Kota Gaza, mengatakan kepada AP bahwa para korban tewas saat tidur sebelum waktu sahur menjelang puasa Ramadan.

"Mereka menyetel alarm untuk bangun sahur, dan mereka bangun karena sudah mati? Mereka tidak bangun?" teriak dia.

Fedaa Hamdan kehilangan suami dan kedua anaknya dalam serangan di Khan Younis. "Anak-anak saya meninggal saat mereka kelaparan," ujar dia, saat doa pemakaman dipanjatkan di atas jenazah mereka.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan udara hari Selasa di Gaza "hanya permulaan" dan semua perundingan gencatan senjata akan berlangsung "di bawah tembakan".

Dalam pernyataan yang direkam dan disiarkan di televisi nasional, Netanyahu mengatakan Israel akan terus maju hingga mewujudkan semua tujuan perangnya, menghancurkan Hamas dan membebaskan semua tawanan yang ditahan kelompok tersebut.

“Pembebasan sebelumnya membuktikan tekanan militer merupakan syarat yang diperlukan untuk membebaskan sandera,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!