Warga Gaza Hadapi Kengerian Baru, Netanyahu: Serangan Ini Hanya Permulaan

Rabu, 19 Maret 2025 - 06:15 WIB
Warga Palestina berduka atas kerabat mereka yang tewas akibat pengeboman Israel di Rumah Sakit Arab Al-Ahli di Kota Gaza, pada 18 Maret 2025. Foto/Rizek Abdeljawad/Xinhua
GAZA - Warga Palestina menghadapi kengerian baru saat Israel kembali melakukan serangan di Gaza.

Setelah dua bulan relatif tenang selama gencatan senjata, warga Palestina yang tercengang kembali menemukan diri mereka menggali orang-orang terkasih dari reruntuhan dan menggelar doa pemakaman untuk para korban tewas di kamar mayat rumah sakit saat Israel kembali menyerang Gaza.



“Apa yang terjadi pada kami adalah neraka. Neraka dalam arti kata yang sebenarnya,” ujar Zeyad Abed kepada The Associated Press, saat dia berdiri di antara sisa-sisa tenda yang menghitam di Khan Younis.

Di Rumah Sakit Nasser Khan Younis, pasien tergeletak di lantai, beberapa berteriak.

Seorang gadis muda menangis saat lengannya yang berdarah diperban. “Anak-anak yang terluka memenuhi bangsal anak-anak,” ungkap Dr Tanya-Haj Hassan, relawan di kelompok bantuan Medical Aid for Palestinians.

“Kami terbangun karena serangan udara yang dahsyat. Jendela-jendela berguncang, pintu-pintu terbuka,” papar dia kepada AP. “Pasien terus berdatangan sejak saat itu.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!