4 Alasan Mantan Presiden Duterte Ditangkap, dari Membunuh 30.000 Orang dan Konflik Dinasti Politik di Filipina

Selasa, 11 Maret 2025 - 11:28 WIB
Kantor Kepolisian Internasional Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari pengadilan global.

Polisi belum menjelaskan secara rinci ke mana Duterte dibawa. Pemerintah mengatakan mantan pemimpin berusia 79 tahun itu dalam keadaan sehat dan telah diperiksa oleh dokter pemerintah.

Baca Juga: Proposal Mesir untuk Gaza 2030 Persatukan Negara-negara Arab

2. Melakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan

ICC mulai menyelidiki pembunuhan terkait narkoba di bawah Duterte sejak 1 November 2011, saat ia masih menjabat sebagai wali kota kota Davao di selatan, hingga 16 Maret 2019, sebagai kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan. Duterte menarik Filipina dari Statuta Roma pada tahun 2019 dalam sebuah langkah yang menurut aktivis hak asasi manusia bertujuan untuk menghindari akuntabilitas.

Pemerintahan Duterte bergerak untuk menangguhkan penyelidikan pengadilan global tersebut pada akhir tahun 2021 dengan menyatakan bahwa otoritas Filipina telah menyelidiki tuduhan yang sama, dengan menyatakan bahwa ICC — pengadilan pilihan terakhir — tidak memiliki yurisdiksi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!