RI Kecam Penerbitan Ulang Kartun Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo
Jum'at, 04 September 2020 - 13:49 WIB
Sebelumnya diwartakan, majalah satir asal Prancis, Charlie Hebdo, menerbitkan ulang karikatur Nabi Muhammad. Pada 2015, penerbitan kartun Nabi ini memicu serangan terhadap kantor majalah yang berbasis di Paris tersebut.
"Gambar-gambar itu milik sejarah, dan sejarah tidak dapat ditulis ulang atau dihapus," bunyi editorial majalah itu yang menyertai karikatur tersebut. ( Baca juga: Dihantam Resesi, Australia Malah Mau Investasi EBT di RI )
Sementara itu, aksi pembakaran Al Quran terjadi di Swedia pada pekan lalu, yang memicu kerusuhan besar-besaran. Pembakaran itu dilakukan oleh para pendukung pemimpin Partai Stram Kurs Denmark, Rasmus Paludan, yang memang terkenal memiliki pandangan anti-Islam.
"Gambar-gambar itu milik sejarah, dan sejarah tidak dapat ditulis ulang atau dihapus," bunyi editorial majalah itu yang menyertai karikatur tersebut. ( Baca juga: Dihantam Resesi, Australia Malah Mau Investasi EBT di RI )
Sementara itu, aksi pembakaran Al Quran terjadi di Swedia pada pekan lalu, yang memicu kerusuhan besar-besaran. Pembakaran itu dilakukan oleh para pendukung pemimpin Partai Stram Kurs Denmark, Rasmus Paludan, yang memang terkenal memiliki pandangan anti-Islam.
(esn)
Lihat Juga :