Wali Kota New York City Ancam Seret Presiden Trump ke Pengadilan

Jum'at, 04 September 2020 - 10:55 WIB
"Kami menghadapi tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya—melawan pandemi dan kehancuran ekonomi tanpa stimulus lain. Sekarang, alih-alih kepemimpinan dari Gedung Putih, kami dihadapkan pada serangan baru yang melanggar hukum, inkonstitusional, dan tidak diragukan lagi akan dikalahkan di pengadilan," ujar de Blasio. (Baca: Trump Sambangi Kenosh, Bantah Rasisme Polisi AS Sistemik )

Presiden AS mengatakan pada hari Rabu bahwa beberapa negara bagian dan yurisdiksi lokal telah mengizinkan kekerasan dan perusakan properti terus berlanjut. Trump ingin pemerintahannya mengidentifikasi "yurisdiksi anarkis" ini dalam sebulan dan memotong atau mencabut hibah federal mereka.

Protes terhadap rasisme dan kebrutalan polisi telah meletus di seluruh Amerika Serikat sejak kematian pria kulit hitam Minneapolis, George Floyd, yang sering kali berkembang menjadi tindakan kekerasan terhadap polisi dan penduduk setempat, vandalisme, pembakaran, dan penjarahan. (Baca juga: Polisi AS Tembak Pria Kulit Hitam 7 Kali, Kerusuhan Pecah di Kenosha )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!