Rusia Respons Seruan Perdana Menteri Polandia untuk Perlombaan Senjata

Jum'at, 07 Maret 2025 - 14:54 WIB
Seruan para pemimpin Eropa tersebut muncul saat pemerintahan Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengisyaratkan perubahan kebijakan besar, mendesak negara-negara Eropa memimpin pertahanan mereka sendiri, serta dalam mendukung Kiev.

Bulan lalu, Kepala Pentagon Pete Hegseth mengatakan Washington bermaksud memfokuskan kembali prioritas militernya untuk melawan China.

Dia memperingatkan UE agar tidak berasumsi pasukan Amerika akan tetap berada di wilayah tersebut tanpa batas waktu.

Moskow telah menolak tuduhan mereka menimbulkan ancaman militer bagi Eropa, mengutuk pernyataan Macron sebagai "sangat konfrontatif."

Presiden Rusia Vladimir Putin menolak klaim Barat tentang serangan Rusia yang akan segera terjadi sebagai "omong kosong" dan menuduh para pemimpin Eropa membesar-besarkan ancaman untuk membenarkan pengeluaran militer yang lebih tinggi.

Putin sebelumnya menegaskan kembali bahwa Rusia tidak tertarik terlibat dalam perlombaan senjata tetapi menekankan Moskow akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanannya sendiri dan keamanan sekutunya.

Baca juga: 10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025, Indonesia Nomor Berapa?
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!