Seteru Memanas, Polandia Serukan Perlombaan Senjata Uni Eropa Melawan Rusia
Jum'at, 07 Maret 2025 - 11:41 WIB
Tusk, dalam pesan yang ditulis di media sosial, mengeklaim Rusia telah memulai perlombaan senjata baru dan bersikeras bahwa Uni Eropa harus menanggapinya.
“Perang, ketidakpastian geopolitik, dan perlombaan senjata baru yang dimulai oleh [Presiden Rusia Vladimir] Putin telah membuat Eropa tidak punya pilihan," tulis Tusk.
"Eropa harus siap untuk perlombaan ini, dan Rusia akan kalah seperti Uni Soviet 40 tahun yang lalu,” lanjut Tusk, yang dilansir dari Russia Today, Jumat (7/3/2025).
Komentarnya menggemakan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mengeklaim Rusia merupakan ancaman bagi Uni Eropa. Moskow menolak klaim Macron, menyebutnya sebagai "sangat konfrontatif".
Macron telah mendesak blok Uni Eropa untuk meningkatkan anggaran pertahanan dan juga mengusulkan perluasan payung nuklir Prancis ke negara-negara Uni Eropa lainnya sebagai tanggapan atas risiko yang dirasakan dari Moskow.
“Perang, ketidakpastian geopolitik, dan perlombaan senjata baru yang dimulai oleh [Presiden Rusia Vladimir] Putin telah membuat Eropa tidak punya pilihan," tulis Tusk.
"Eropa harus siap untuk perlombaan ini, dan Rusia akan kalah seperti Uni Soviet 40 tahun yang lalu,” lanjut Tusk, yang dilansir dari Russia Today, Jumat (7/3/2025).
Komentarnya menggemakan pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang mengeklaim Rusia merupakan ancaman bagi Uni Eropa. Moskow menolak klaim Macron, menyebutnya sebagai "sangat konfrontatif".
Macron telah mendesak blok Uni Eropa untuk meningkatkan anggaran pertahanan dan juga mengusulkan perluasan payung nuklir Prancis ke negara-negara Uni Eropa lainnya sebagai tanggapan atas risiko yang dirasakan dari Moskow.
Lihat Juga :