Tegang, China dan AS Saling Nyatakan Siap Perang Apa Pun
Kamis, 06 Maret 2025 - 08:29 WIB
Pada hari Rabu, Perdana Menteri China Li Qiang mengumumkan bahwa China akan kembali meningkatkan pengeluaran pertahanannya sebesar 7,2% tahun ini.
"Pperubahan yang tak terlihat dalam satu abad sedang berlangsung di seluruh dunia dengan kecepatan yang lebih cepat," katanya.
Peningkatan anggaran militer tersebut sudah lama diharapkan dan sesuai dengan angka yang diumumkan tahun lalu.
Para pemimpin di Beijing mencoba mengirim pesan kepada orang-orang di China bahwa mereka yakin ekonomi negara itu dapat tumbuh, bahkan dengan ancaman perang dagang dari Amerika.
China di masa lalu telah menekankan bahwa mereka siap berperang.
Oktober lalu, misalnya, Presiden Xi Jinping meminta pasukan untuk China memperkuat kesiapan mereka untuk berperang saat mereka mengadakan latihan militer di sekitar pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.
Retorika Beijing direspons Pentagon dengan mengumumkan bahwa AS juga siap perang dengan China jika perlu.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengklarifikasi posisi AS pada Rabu (5/3/2025) pagi dalam sebuah wawancara dengan Fox News, menanggapi pernyataan Kedutaan Besar China.
"Kami siap," kata Hegseth. "Mereka yang mendambakan perdamaian harus bersiap untuk perang," katanya lagi.
"Pperubahan yang tak terlihat dalam satu abad sedang berlangsung di seluruh dunia dengan kecepatan yang lebih cepat," katanya.
Peningkatan anggaran militer tersebut sudah lama diharapkan dan sesuai dengan angka yang diumumkan tahun lalu.
Para pemimpin di Beijing mencoba mengirim pesan kepada orang-orang di China bahwa mereka yakin ekonomi negara itu dapat tumbuh, bahkan dengan ancaman perang dagang dari Amerika.
China di masa lalu telah menekankan bahwa mereka siap berperang.
Oktober lalu, misalnya, Presiden Xi Jinping meminta pasukan untuk China memperkuat kesiapan mereka untuk berperang saat mereka mengadakan latihan militer di sekitar pulau Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri.
Retorika Beijing direspons Pentagon dengan mengumumkan bahwa AS juga siap perang dengan China jika perlu.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengklarifikasi posisi AS pada Rabu (5/3/2025) pagi dalam sebuah wawancara dengan Fox News, menanggapi pernyataan Kedutaan Besar China.
"Kami siap," kata Hegseth. "Mereka yang mendambakan perdamaian harus bersiap untuk perang," katanya lagi.
Lihat Juga :