Malaysia Airlines MH370 Dicari di Area Terburuk di Dunia, Setiap Kesalahan Akan Jadi Bencana

Senin, 03 Maret 2025 - 09:32 WIB
“Akan ada air mata. Itu salah satu misteri penerbangan terbesar, bukan?” kata Wallace, saat ditanya apa yang terjadi jika pesawat MH370 ditemukan.

“Jika bukan yang terbesar. Dan untuk memberikan ketenangan bagi semua orang itu, saya pikir itu adalah hal yang hebat," lanjut dia.

Namun, satu hal yang masih menjadi misteri tentang pencarian ini. Mengapa area ini? Zona pencarian baru ini dekat dengan area yang telah dieksplorasi.

Waring mengatakan seharusnya ada lebih banyak transparansi atas pemilihan zona baru ini.

"Saya ingin melihat semua data yang mereka gunakan sebagai dasar pencarian baru ini... [data] seharusnya dipublikasikan," katanya.

"Seharusnya dipublikasikan, saya menduga data ini telah ditinjau sejawat, tetapi belum ditinjau sejawat secara terbuka. Saya pikir itulah tingkat transparansi yang seharusnya kita miliki di sini," paparnya.

Jika pesawat itu ditemukan, apa yang terjadi selanjutnya masih belum jelas.

"Ini pertanyaan yang bernilai USD70 juta," kata Waring.

Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke sebelumnya mengatakan bahwa kontrak antara pemerintahnya dan Ocean Infinity sedang dinegosiasikan, tetapi perusahaan tersebut telah secara proaktif mengerahkan kapal.

Loke yang optimistis mengatakan, "Mereka telah mengumpulkan semua data dan mereka yakin bahwa area pencarian saat ini lebih kredibel."

Pemerintah Malaysia mengatakan perusahaan Inggris-AS tersebut akan melakukan pencarian selama 18 bulan. Hanya jika mereka menemukan puing-puingnya, mereka akan dibayar USD70.

Pemerintah Australia telah menawarkan pendanaan tahun lalu pada peringatan 10 tahun hilangnya pesawat MH370, namun Biro Keselamatan Transportasi Australia tidak terlibat dalam upaya terbaru ini.

MH370 terakhir terlihat di radar militer sekitar 90 menit setelah lepas landas, menuju barat di atas selat Malaka, antara Malaysia dan Indonesia. Maskapai penerbangan mengumumkan telah kehilangan kontak dengan pesawat setengah jam setelah penampakan radar terakhir.

Potongan-potongan pesawat telah ditemukan di dekat Tanzania dan Mozambik.

Pihak berwenang Australia juga mencari pesawat yang hilang itu selama hampir tiga tahun.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!