Jet-jet Tempur Israel Bombardir Suriah

Rabu, 26 Februari 2025 - 08:49 WIB
Israel merebut sebagian besar Dataran Tinggi Golan dari Suriah dalam perang tahun 1967, kemudian mencaplok wilayah tersebut dalam sebuah tindakan yang sebagian besar tidak diakui oleh masyarakat internasional.

Netanyahu mengatakan bahwa pasukan Israel akan tetap berada di zona penyangga untuk jangka waktu yang tidak terbatas. "Untuk melindungi masyarakat kami dan menggagalkan ancaman apa pun," katanya.

Israel telah melakukan ratusan serangan di Suriah selama perang saudara yang pecah di negara itu sejak 2011, terutama terhadap target yang terkait dengan Iran.

Setelah serangan kilat yang menggulingkan Assad, Israel melakukan ratusan serangan udara lagi terhadap aset militer Suriah dalam apa yang dikatakannya sebagai upaya untuk mencegahnya jatuh ke tangan musuh.

Sebelumnya pada hari Selasa, peserta konferensi dialog nasional Suriah menolak apa yang mereka katakan sebagai pernyataan "provokatif" oleh Netanyahu.

Dalam pernyataan penutupnya, mereka juga meminta masyarakat internasional untuk menekan Israel agar menghentikan segala “agresi dan pelanggaran”, sembari mengutuk serangan Israel ke wilayah Suriah.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!