Kelompok Pejuang Gaza Serahkan Jasad Warga Israel yang Tewas Dibom Zionis

Kamis, 20 Februari 2025 - 18:15 WIB
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menggambarkan besok sebagai “hari yang sulit dan menyedihkan bagi Israel,” karena akan menandai kembalinya jasad empat tahanan Israel.

Dia berkata, “Hati saya hancur, dan hati dunia juga akan hancur.”

Rezim apartheid Zionis memperkirakan ada 73 tahanan Israel di Gaza, sementara Israel menahan ribuan warga Palestina di penjara-penjaranya, menyiksa mereka, membuat mereka kelaparan, dan mengabaikan perawatan medis, yang telah menyebabkan kematian banyak orang, menurut laporan media Palestina dan Israel serta laporan hak asasi manusia.

Menurut organisasi hak asasi manusia Palestina, Israel saat ini menahan lebih dari 10.000 warga Palestina di penjara-penjaranya, termasuk sekitar 600 orang yang dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Dengan mediasi Mesir dan Qatar, kesepakatan dimulai pada 19 Januari 2025, dalam tiga tahap, yang masing-masing berlangsung selama 42 hari. Namun, Israel telah menunda dimulainya negosiasi untuk tahap kedua.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!