AS Uji ICBM Minuteman III, Rusia Kerahkan Rudal Nuklir RS-24 Yars
Kamis, 20 Februari 2025 - 08:41 WIB
Lebih jauh, Kremlin memiliki persenjataan senjata nuklir terbesar di dunia, tepat di atas AS, dan penggunaan ICBM—yang merupakan senjata nuklir strategis—dapat menimbulkan kerusakan yang lebih besar daripada rudal non-nuklir, sehingga dapat merebut lebih banyak wilayah Ukraina.
"Dalam formasi rudal Novosibirsk, peluncur otonom PGRK Yars telah dikerahkan pada rute patroli tempur," bunyi pengumuman Kementerian Pertahanan Rusia di Telegram, yang dikutip Newsweek, Kamis (20/2/2025).
"Kru berbaris hingga 100 kilometer [62 mil], membubarkan unit dengan perubahan posisi lapangan, peralatan teknik dan keamanan mereka dan menyelesaikan masalah untuk melawan kelompok sabotase dan pengintaian," imbuh pengumuman tersebut.
Kementerian Pertahanan tersebut menambahkan, "Sebagai bagian dari aksi manuver, unit dan subdivisi rudal berlatih tugas penyebaran di kawasan hutan untuk meningkatkan kemampuan siluman unit PGRK Yars."
RS-24 Yars adalah rudal nuklir strategis yang dirancang untuk membawa banyak kendaraan re-entry yang dapat dikirim ke berbagai target dan beberapa hulu ledak nuklir.
ICBM tersebut dapat dipasang pada truk pengangkut maupun ditempatkan di silo. Media Rusia sebelumnya menggambarkan rudal tersebut sebagai variasi dari rudal Topol-M milik Moskow.
"Dalam formasi rudal Novosibirsk, peluncur otonom PGRK Yars telah dikerahkan pada rute patroli tempur," bunyi pengumuman Kementerian Pertahanan Rusia di Telegram, yang dikutip Newsweek, Kamis (20/2/2025).
"Kru berbaris hingga 100 kilometer [62 mil], membubarkan unit dengan perubahan posisi lapangan, peralatan teknik dan keamanan mereka dan menyelesaikan masalah untuk melawan kelompok sabotase dan pengintaian," imbuh pengumuman tersebut.
Kementerian Pertahanan tersebut menambahkan, "Sebagai bagian dari aksi manuver, unit dan subdivisi rudal berlatih tugas penyebaran di kawasan hutan untuk meningkatkan kemampuan siluman unit PGRK Yars."
RS-24 Yars adalah rudal nuklir strategis yang dirancang untuk membawa banyak kendaraan re-entry yang dapat dikirim ke berbagai target dan beberapa hulu ledak nuklir.
ICBM tersebut dapat dipasang pada truk pengangkut maupun ditempatkan di silo. Media Rusia sebelumnya menggambarkan rudal tersebut sebagai variasi dari rudal Topol-M milik Moskow.
Lihat Juga :