Trump Ungkap Zelensky Siap untuk Perdamaian

Kamis, 13 Februari 2025 - 16:18 WIB
Putin berpendapat akhir bulan lalu bahwa Zelensky tidak memiliki legitimasi untuk membatalkan dekrit sebelumnya karena masa jabatan presidennya berakhir Mei lalu.

Kremlin tidak lagi menganggapnya sebagai kepala negara yang sah. Zelensky menolak mengadakan pemilihan umum, dengan alasan darurat militer.

"Ada kemungkinan untuk bernegosiasi dengan siapa pun. Namun, karena statusnya yang tidak sah, (Zelensky) tidak memiliki hak untuk menandatangani apa pun,” ujar presiden Rusia tersebut.

Putin menegaskan setiap kesepakatan potensial antara Moskow dan Kiev harus memiliki dasar hukum yang sempurna.

Awal bulan ini, Peskov mengonfirmasi “pihak Rusia tetap terbuka untuk berunding” dengan Ukraina meskipun status hukum Zelensky meragukan.

Baca juga: Awas Perang Dunia III, Rusia Dilaporkan Bakal Serang Negara-negara NATO di Eropa
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!