AS Buat Garis Merah, Hizbullah Tidak Boleh Gabung Pemerintahan Lebanon

Sabtu, 08 Februari 2025 - 14:01 WIB
Berbicara kepada wartawan setelah bertemu dengan Presiden Aoun, Ortagus mengatakan dia "tidak takut" terhadap Hizbullah "karena mereka telah dikalahkan secara militer", mengacu pada perang tahun lalu antara kelompok tersebut dan Israel.

“Dan kami telah menetapkan batasan yang jelas dari Amerika Serikat bahwa mereka tidak akan dapat meneror rakyat Lebanon, dan itu termasuk dengan menjadi bagian dari pemerintah,” ujar dia.

Ortagus secara luas diharapkan menyampaikan pesan yang tegas kepada pejabat Lebanon tentang Hizbullah, yang digempur serangan udara Israel dan operasi darat selama berbulan-bulan di Lebanon selatan tahun lalu.

Pertempuran berakhir pada akhir November dengan gencatan senjata yang ditengahi Amerika Serikat dan Prancis yang menetapkan batas waktu 60 hari bagi Israel untuk mundur dari Lebanon selatan, Hizbullah untuk menarik para pejuang dan senjatanya, dan pasukan Lebanon dikerahkan ke wilayah tersebut.

Batas waktu tersebut diperpanjang hingga 18 Februari. Ortagus merujuk pada tanggal baru tersebut pada hari Jumat tetapi tidak secara eksplisit mengatakan tentara Israel (IDF) akan mundur dari wilayah Lebanon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!